
CSRINDONESIA – BATAM, Seiring pesatnya pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara, Indonesia kian menegaskan posisinya sebagai pusat strategis bagi investasi dan inovasi infrastruktur data center. Dengan agenda nasional yang menekankan pada kesiapan artificial intelligence (AI), percepatan transformasi digital, dan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, Indonesia kini menjadi magnet bagi para pelaku infrastruktur digital global. Batam, khususnya, dengan cepat berkembang menjadi lokasi yang strategis, berkat insentif pemerintah karena statusnya sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan kedekatannya dengan pasar digital regional seperti Singapura.
Momentum ini tergambar dalam Schneider Electric Innovation Day Batam 2025, sebuah forum kolaboratif yang mempertemukan para pemimpin dari lembaga pemerintah, asosiasi industri, dan perusahaan infrastruktur digital untuk membahas kesiapan Indonesia dalam menghadapi pertumbuhan berbasis AI. Acara ini menghadirkan pembicara seperti Imam Soejoedi, Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, dan Hendra Suryakusuma, Chairman Indonesia Data Center Provider (IDPRO), yang berbagi wawasan mengenai iklim investasi nasional serta peran strategis data center yang terus berkembang dalam mendukung ketahanan ekonomi.
“Indonesia tidak hanya mencatat rekor baru dalam investasi digital, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai gerbang infrastruktur digital di Asia Tenggara. Sepanjang tahun 2024, realisasi investasi mencapai Rp1.714,2 triliun, tumbuh 20,8% dibandingkan tahun sebelumnya dan melampaui target sebesar 103,9% dari Rp1.650 triliun yang ditetapkan pemerintah. Khususnya di Kepulauan Riau, realisasi investasi tahun 2024 mencapai Rp35,36 triliun, dengan kontribusi Kota Batam sebesar Rp25,47 triliun,” ujar Imam Soejoedi, Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.
Ia melanjutkan, “Untuk sektor pusat data dan telekomunikasi di Batam, investasi periode 2023–2024 tercatat sebesar Rp446,76 miliar, didominasi oleh PMA dari Singapura, Hong Kong, Amerika Serikat, Malaysia, dan India. Ini menjadi sinyal kuat bahwa investor terus menaruh kepercayaan besar terhadap iklim investasi nasional. Melalui kebijakan yang mendukung kemudahan investasi, kawasan strategis seperti Batam, serta kolaborasi dengan pelaku industri yang visioner, kami berkomitmen menjadikan Indonesia sebagai fondasi masa depan digital kawasan ini.”
“Data center merupakan fondasi dari ekosistem digital masa depan, dan Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin di sektor ini—terutama melalui pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan dan berdensitas tinggi. Kolaborasi strategis antar pelaku sektor swasta menjadi preseden penting dalam mempercepat transformasi digital nasional,” kata Hendra Suryakusuma, Chairman Indonesia Data Center Provider (IDPRO).












