
CSRINDONESIA – Pada suatu pagi yang sunyi di ujung kota Karawang, Siti (16), pelajar kelas 2 SMA, menyalakan kembali laptop pinjaman dari sekolah. Ia membuka halaman pendaftaran beasiswa SCG Sharing the Dream 2025 dengan satu harapan: masa depan yang tidak tergadai oleh kemiskinan.
Siti bukan satu-satunya. Di Indonesia, lebih dari 1,27 juta anak pada tahun ajaran 2023/2024 memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikan setelah lulus dari jenjang sekolah tertentu. Lebih ironis lagi, 1,15 juta lainnya sempat melangkah ke jenjang lebih tinggi, namun terpaksa berhenti di tengah jalan. Alasan utamanya? Keterbatasan ekonomi. Data Survei Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2021 menunjukkan 76 persen keluarga mengaku tidak sanggup membiayai pendidikan anaknya.
Di tengah kenyataan pahit ini, hadir secercah cahaya. SCG, perusahaan regional dengan jejak kuat di Indonesia sejak 1992, kembali membuka program beasiswa tahunan mereka: SCG Sharing the Dream 2025. Tahun ini, mereka membawa semangat baru: “Green Generation: Memberdayakan Generasi Muda untuk Masa Depan yang Berkelanjutan.”

Investasi Sosial untuk Masa Depan Berkelanjutan
Warit Jintanawan, Country Director SCG di Indonesia, menegaskan pentingnya peran pendidikan sebagai jalan keluar dari kemiskinan sekaligus sebagai fondasi membangun bangsa. “Kami mengajak generasi muda Indonesia untuk tetap melanjutkan pendidikan dengan memanfaatkan berbagai bantuan dana pendidikan yang telah tersedia,” ujarnya dalam siaran pers resmi.
Lewat program ini, SCG menawarkan 415 beasiswa untuk siswa SMA/sederajat dan 12 beasiswa untuk mahasiswa S1, lengkap dengan:
-
Bantuan dana pendidikan (Rp2 juta/tahun untuk SMA, Rp8 juta/tahun untuk S1 hingga semester 8)
-
Pelatihan pengembangan diri
-
Kesempatan menjalankan proyek komunitas
-
Dana untuk mewujudkan proyek tersebut
-
Bimbingan dari tim SCG
-
Keterlibatan dalam kegiatan sosial SCG
Yang istimewa, program ini terbuka untuk semua kalangan, termasuk pelajar penyandang disabilitas dan anak dari pekerja bangunan. Tak hanya soal nilai akademik, seleksi juga menilai semangat kontribusi sosial. Pelamar diminta mengajukan proposal proyek komunitas sejak tahap awal.
Lima Kunci Sukses Menjemput Beasiswa
Tak mudah memang melewati seleksi beasiswa. Tapi SCG membagikan lima strategi yang bisa memandu para pelajar untuk melewatinya dengan percaya diri:
Temukan Beasiswa yang Tepat
Pelajari jenis dan nilai-nilai dari program beasiswa, sesuaikan dengan minat serta tujuan pribadi.
Kenali Diri dan Tampilkan Potensi Terbaik
Dalam esai atau wawancara, lebih dari nilai rapor, yang ingin dilihat adalah siapa kamu sebenarnya dan apa yang ingin kamu ubah di komunitasmu.
Pelajari Latar Belakang Pemberi Beasiswa
Pahami misi dan kontribusi sosial SCG, dan bagaimana proyekmu bisa sejalan dengan hal itu.
Latih Kemampuan Komunikasi
Wawancara adalah tentang membangun koneksi. Berlatihlah menyampaikan ide dengan percaya diri dan jelas.
Persiapkan Mental dan Jangan Menyerah
Proses seleksi memang kompetitif. Tapi ketangguhan, ketulusan, dan semangat yang tak padam adalah bekal utama.











