Home CSR Netversity: Strategi Penuhi Kebutuhan SDM dalam Ekosistem Halal

Netversity: Strategi Penuhi Kebutuhan SDM dalam Ekosistem Halal

74
Poster Netversity | IST
Poster Netversity | IST
CSR-INDONESIA.COM – Sebagai langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia dalam ekosistem halal, IBF Net Group telah membangun Center of Excellence (CoE) di Indonesia. Institusi tersebut  dinamakan sebagai “Netversity” tujuannya untuk memfasilitasi para anggota IBF Net Group yang ingin belajar dan meraih kualifikasi yang lebih tinggi.
“CoE ini sebenarnya sudah dibangun sejak tahun lalu untuk menaungi riset dan pengembangan metaverse Islami, namun kini memiliki mandat yang lebih luas,” ungkap Mohammed Alim, CEO dari IBF Net Group. IBF Net group telah melalui perjalanan panjang dari sebuah komunitas daring dibidangnya hingga berkembang menjadi bentuk korporasi dengan rekam jejaknya di India, Singapura, dan Indonesia.
“Kini kami sudah siap untuk meluncurkan Netverse, metaverse yang sesuai syariah dalam blockchain Algorand. Dan semua program dari Netversity akan tersedia dalam Netverse, metaverse yang dikembangkan oleh IBF Net Group,” kata Mohammed Alim.
Program Netversity ini, dihadirkan oleh PT IBF Net Indonesia, bagian dari IBF Net Group. IBF Net Indonesia sendiri dilengkapi oleh lisensi yang memungkinkan pelatihan non-tradisional dan korporasi, edukasi di dalam negeri serta adanya perjanjian kerjasama dengan Manipal GlobalNxt University (MGNU) dari Malaysia untuk menyediakan berbagai program pengembangan sumber daya manusia yang mampu mencetak profesional di bidang bisnis, teknologi informasi, serta sektor pendidikan.
Netversity memungkinkan peserta untuk meraih serangkaian kualifikasi berharga dari MGNU Online. Kualifikasi ini mencakup DBA, MBA, Msc (Teknologi Informasi), PhD dan MSc bidang pendidikan. Program doktor dan master dalam administrasi bisnis akan menawarkan peluang untuk riset terkini dan spesialisasi khusus di bidang bisnis Islami, keuangan, dan teknologi dengan pengawasan dan dukungan dari akademisi yang menjadi anggota dari IBF Network, ujar Mohammed Imad, yang akan memimpin Netversity.
IBF Net secara sadar dan bertahap berusaha untuk memperluas bidang keilmuan dengan mengembangkan agenda riset di masa yang akan datang. IBF Net melihat program DBA dan PhD sebagai langkah strategis untuk meraihnya. Peneliti dari program tersebut akan mendapat keuntungan sumber daya dari IBF Net dalam bidang keuangan dan bisnis Islami serta pembelajaran daring yang dikembangkan selama dua dekade.
Ruang lingkup penelitian yang diusulkan terkait IBF Net antara lain penerapan teknologi terkini seperti blockchain, kecerdasan buatan (AI), IoT dan metaverse untuk sektor bisnis dan pengembangan (dengan fokus pada sektor pendidikan) dalam ekonomi Islam.
Dr. Mohammed Obaidullah, ekonom dan pendiri dari IBF Net Group yang berbasis di Indonesia mengatakan bahwa jajaran program jangka pendek yang dikembangkan oleh IBF Net Group akan ditawarkan sebagai kerjasama. Program-program tersebut seperti bisnis Islami dan teknologi finansial, manajemen zakat, manajemen wakaf, analisis bisnis halal, mikroekonomi Islam, Iklim keuangan Islami, perbankan Islam, asuransi dan pasar modal termasuk sertifikasi oleh Netversity dan Manipal GlobalNxt University.Semua program akan ditawarkan secara daring serta campuran.
“IBF Net mulai dikenal pada tahun 2007 sebagai pelopor penyedia pembelajaran daring di bidang perbankan dan keuangan Islam, IBF Net berusaha untuk menjadi pionir dan pemimpin dalam pendidikan keuangan dan bisnis Islam dengan menyediakan hal serupa dalam metaversenya sendiri,” tutup Dr. Obaidullah. | WAW-CSRI
Previous articleAcer Indonesia Beri Bantuan Laptop untuk Pegiat Kesehatan di Indonesia
Next articlePuluhan Ribu Mitra Grab Terima Apresiasi Senilai Total Rp 17.2 Miliar