Home Berita Menyidik Profil Bank Digital Pilihan Gen Z

Menyidik Profil Bank Digital Pilihan Gen Z

23
Survei bank digital pilihan Gen Z
Survei bank digital pilihan Gen Z
CSRINDONESIA – Perbankan digital Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Pada Mei 2024, Bank Indonesia (BI) mencatat nominal transaksi perbankan digital mencapai Rp5.570,49 triliun atau meningkat 10,82% secara tahunan.
Keamanan, kemudahan transaksi, hingga kenyamanan penggunaan aplikasi menjadi faktor Utama yang mendorong penggunaan bank digital di Indonesia. Hal ini terungkap dalam riset terbaru Populix bertajuk “Studi Analisis Ekosistem dan Persepsi terhadap Bank Digital di Indonesia” yang menunjukkan bahwa keamanan data dan transaksi (31%), fleksibilitas dalam mengakses aplikasi (12%), fitur aplikasi yang lengkap (12%), integrasi dengan layanan keuangan lain (11%), dan adanya promo khusus (10%) sebagai fitur-fitur yang dicari dari aplikasi bank digital.
Pertumbuhan perbankan digital didorong kuat oleh Gen Z yang menempati kelompok generasi terbesar di Indonesia saat ini. Sebagai generasi pertama yang tumbuh dengan akses internet dan teknologi digital sejak usia muda, Gen Z memainkan peran penting pada ekosistem perekonomian digital.
SeaBank saat ini menduduki posisiterdepan, disusul Bank Jago sebagai bank digital yang mendapatkan jumlah penyebutan merek secara spontan tertinggi.
SeaBank saat ini menduduki posisi terdepan, disusul Bank Jago sebagai bank digital yang mendapatkan jumlah penyebutan merek secara spontan tertinggi.
Berdasar penelitian yang digelar dari tanggal 11-16 Juni 2024 tersebut terungkap bahwa di antara para pemain bank digital di tanah air, SeaBank menjadi yang paling banyak dipilih oleh Gen Z dengan market share sebesar 57%, lalu diikuti Bank Jago (36%), dan Blu by BCA (26%).
Survei dilakukan secara online terhadap total 250 responden laki-laki dan perempuan, dengan 60% responden Gen Z dan 40% responden Milenial berusia 17-39 tahun di Jabodetabek, Jawa, Sumatera, dan beberapa kota lainnya. Hasilya, secara khusus
bagi responden di area Jabodetabek, studi menemukan bahwa responden cenderung menggunakan 2-3 aplikasi bank digital untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.
Bank digital utamanya banyak digunakan untuk isi ulang e-wallet (54%), transfer antar bank (49%), berbelanja di e-commerce atau platform online (48%), serta transfer antar rekening (47%). Hal ini sejalan dengan hasil survei dimana SeaBank memiliki seluruh fitur yang banyak dipilih nasabah.
SeaBank menunjukan persepsi positif dalam faktor pendorong kategori ini, yaitu diterima oleh konsumen karenaaplikasi yang sederhana, mudah digunakan, dan bebas biaya transfer. Di sisi lain, Bank Jago menonjol sebagai bank digital yang terhubung dengan aplikasi lain, sedangkan Blu by BCA memiliki layanan yang sangat baik.
SeaBank menunjukan persepsi positif dalam faktor pendorong kategori ini, yaitu diterima oleh konsumen karena aplikasi yang sederhana, mudah digunakan, dan bebas biaya transfer. Di sisi lain, Bank Jago menonjol sebagai bank digital yang terhubung dengan aplikasi lain, sedangkan Blu by BCA memiliki layanan yang sangat baik.
“Keterbukaan Gen Z terhadap internet dan teknologi mendorong generasi ini untuk memiliki ekspektasi berbeda terhadap produk dan layanan perbankan. Bank digital menjadi jawaban atas keinginan mereka terhadap kegiatan bertransaksi yang serba cepat, nyaman, dan aman. Oleh karena itu, para pemain bank digital dituntut untuk terus berinovasi memberikan solusi perbankan dan fitur-fitur yang sesuai dengan harapan para nasabah lintas generasi, terutama Gen Z,” ujar Indah Tanip, VP of Research Populix.
Survei memperlihatkan beberapa alasan yang mendorong Gen Z memutuskan untuk menggunakan bank digital dalam mendukung kebutuhan transaksi mereka, seperti kecepatan dan kemudahan dalam melakukan transfer dana, integrasi dengan e-wallet dan layanan pembayaran lain, fleksibilitas untuk melakukan transaksi di mana saja dan kapan saja, biaya admin yang lebih terjangkau, mendukung berbagai transaksi dalam satu aplikasi, serta berbagai hal lainnya.
Ada banyak faktor yang mempengaruhi responden dalam memilih bank digital, seperti biaya admin dan biaya transfer yang rendah (56%), program promosi/diskon/cashback (52%), keamanan bank (50%), desain aplikasi yang mudah digunakan (49%), fleksibilitas dalam transaksi sehari-hari (47%), dan masih banyak lagi. Secara umum, SeaBank paling banyak dipilih Gen Z untuk digunakan dalam transaksi sehari-hari mengingat fitur-fitur yang ditawarkan oleh bank ini seperti bebas biaya admin dan transfer, menyediakan banyak program promosi yang menarik, dan memiliki aplikasi yang mudah digunakan. Sementara itu, Bank Jago dipilih karena terintegrasi dengan aplikasi-aplikasi lain, dan Blu by BCA dipilih karena keamanan aplikasi dan layanan pelanggan yang responsif. |WAW-CSRI