Home Berita Kampung Sarangenge dari Ciranjang Itu Akan Menglobal

Kampung Sarangenge dari Ciranjang Itu Akan Menglobal

145
Kampung Bunga Matahari Ciranjang Cinajur Jawa Barat diharapkan menglobal/AF

CSRINDONESIA – Tempat wisata baru di Cinajur mengoda orang untuk datang. Wakil Bupati Cianjur Terpilih H. TB Mulyana Syahrudin  baru meresmikan Kampung Bunga Matahari (basa Sunda Sarangenge) – Wisata Kampung Bungbulang Ciranjang Cianjur Jawa Barat ini pada, Sabtu (10/4/2021)

Acara tersebut dihadiri Asda II juga selaku Plt Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan Dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Cianjur H. Yanto Hartono. Selain itu, hadir pula Kabid Destinasi Disparpora Taupik dan Boyke, Muspika Ciranjang, Kepala Desa Hilman S.Kom, Ketua BPD, LPM dan tokoh masyarakat Desa Nanggalamekar.

Yang menarik tempat ini juga dihadiri oleh yang membantu merancang dan berkontribusi membangun Kampung Bunga Matahari N.A.F.A.S, AKU SUKA KAMU, HEELA CRAFT, Dosen Seni Rupa Agus Cahyana, M.Sn. dan Dosen Seni Tari ISBI Bandung, Dosen Filsafat Universitas Parahyangan, Dosen DKV Binus University, Dosen KTF Universitas Muhammadiyah Bandung. Ini kalangan akademis yang sangat ternama di Jawa Barat.

Sebagai tanda diresmikannya Kampung Bunga Matahari, Wakil. Bupati Terpilih Tb. Mulyana Syahrudin, didampingi Plt Kepala Disparpora Ir. H Yanto Hartono seremoni setandar yaitu gunting pita di pintu depan masuk Kampung Bunga Matahari.

“Dengan adanya Kampung Bunga Matahari seluas satu hektar di Kampung Bungbulang Desa Nanggalamekar Ciranjang, pihaknya mengapresiasi. Karena hal tersebut akan mampu mengangkat roda perekonomian masyarakat setempat,” ujar Plt Kepala Disparpora Ir. H Yanto Hartono.

Yanto memberikan saran Kampung Bunga Matahari tersebut, kedepannya harus lebih dikelola dengan baik secara berkesinambungan. Supaya bunga matahari berkesinambungan pula mekarnya, hingga tiap saat dapat memuaskan para pengunjung taman bunga matahari yang selalu berbunga.

Selain itu, diharapkan pula pada masyarakat dan pemerintahan desa setempat, supaya ditambah dengan pengembangan jenis wisata bunga lainnya. “ Pemerintahan Desa Nanggalamekar harus mampu mengerjakan Bumdes supaya mampu mengelola berbagai tempat wisata, seprt tempat i wisata Kampung Bunga Matahari,” tambahnya.

Wakil Bupati Cianjur terpilih, Drs. H. TB Mulyana Syahrudin juga mengapresiasi pada Pemerintah Desa Nanggalamekar beserta masyarakatnya pengagas. Karena telah mampu mendirikan Kampung Bunga Matahari. Karena Taman Bunga Matahari yang merupakan tempat wisata. Kedepannya semoga dapat dikunjungi berbagai wisatawan lokal maupun wisatawan mana negara. Tentu saja hal itu harus mampu meningkatkan lagi tempat wisata yang lainnya.

“Karena desa yang memiliki potensi lahan untuk dijadikan tempat wisata. Hal itu merupakan harapan pihak pemerintah untuk meningkatkan roda perekonomian masyarat yang ada di pedesaan dan akan mampu pula meningkatkan PADes,” pungkasnya.

Event ini dibuka dengan pertunjukan Tari Rakyat Sarangenge yang ditampilkan oleh warga setempat sebagai tarian yang mengangkat identitas budaya setempat sebagai kearifan lokal yang perlu dilestarikan dan dikembangkan.

Asep Miftahul Falah sebagai penggagas Kampung Bunga Matahari menilai bahwa kearifan lokal seperti gotong royong, toleransi, saling menghormati, saling menghargai itu harus menjadi sikap khas dari masyarakat pedesaan,”Pengembangan Kampung Bunga Matahari ini sebagai upaya untuk menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang mulai redup karena tergerus oleh globalisasi,”

Sementara itu pengembangan kampung bunga matahari diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat. Dan bisa jadi kampung Bunga Matahari itu bagai Bunga Tulips di Belanda atau paling tidak menjadi kekuatan baru bunga matahari diseluruh dunia kan ada di Ciranjang dengan konsep mencatat varian atau geo identifikas bunga matahari secara asal usulnya. Selamat untuk Kampung Kampung Sarangenge dari Ciranjang Cinajur Jawa Barat ini, pasti akan mendunia asal dilakukan dengan kekuatan strategi yang pola benar dan tersusun baik. (CSR/AMED)