Home CSR Pendidikan DBS, Himpunan Anak Media dan CGV Gelar Workshop Videografi Jurnalistik

DBS, Himpunan Anak Media dan CGV Gelar Workshop Videografi Jurnalistik

1975

CSRINDONESIA – JAKARTA,  Kini, smartphone bukan lagi menjadi sebuah barang mewah. Hampir semua lapisan masyarakat mampu memiliki perangkat digital yang bisa digunakan untuk mendokumentasikan momen dalam bentuk foto atau video. Laporan dari 2018 Global Digital Report menyatakan bahwa pengguna internet di Indonesia telah mencapai 132 juta orang. 60 persennya mengakses internet melalui smartphone dan didominasi untuk mendapatkan berita terkini, membuat industri jurnalisme kini semakin terbuka untuk menggunakan sarana digital dalam penyajian berita dan informasi.

Belum lagi dukungan aplikasi yang semakin memudahkan para user menciptakan momen serta peran media sosial untuk mempublikasikannya. Istilah Vlog atau video blog pun muncul dan tengah menjadi trend di ranah digital. Bahkan, seorang jurnalis media digital kini dituntut untuk bisa melakukan vlogging. Tak perlu perangkat yang rumit untuk bisa menjadi seorang Vlogger. Kemauan dan sedikit kemampuan tentang internet dan editing video sudah cukup untuk melakukan aktivitas vlogging.

Melihat perkembangan banyaknya media online yang menggunakan digital video sebagai laporan beritanya, PT Bank DBS Indonesia (Bank DBS Indonesia) bersama Himpunan Anak Media (HAM) dan didukung CGV, menggelar talkshow bertajuk DBS Business Showorkshop yang membahas mengenai vlogging untuk jurnalistik di CGV Central Park, pada 2 Mei 2018.

Dialog terbuka ini diharapkan mampu memberikan informasi kecanggihan teknologi digital khususnya video dengan segala perangkatnya untuk para jurnalis. Dengan demikian para jurnalis bisa berimprovisasi dan dapat lebih bereksplorasi dalam membuat sebuah vlog sebagai sebuah hasil berita, sehingga kemudian dapat menyajikan insight dan informasi yang lebih akurat serta memiliki nilai tambah bagi pembaca dan juga khalayak umum.

Hadir sebagai pembicara talkshow ini adalah Teguh Sudarisman (Vlogger & Developer TGIFmag.com), Widrawan Hindrawan (Executive Director, Head of Wealth Management PT. Bank DBS Indonesia), Wing Patriarga (AVP. Digital Marketing Manager PT. Bank DBS Indonesia), dan Sugeng Nurjayanto (Digital Marketing Manager PT. Bank DBS Indonesia).

Menurut Widrawan Hindrawan, Executive Director Head of Wealth Management PT Bank DBS Indonesia, kolaborasi Bank DBS Indonesia bersama HAM dalam DBS Business Showorkshop ini bertujuan untuk meningkatkan skills yang ada dalam pilar #LiveAwesome dan #LiveSmart.

#LiveAwesome ditujukan bagi mereka yang ingin mendapatkan arti nilai hidup tanpa batas – sekaligus menjadi inspirasi dan membagikannya, seperti halnya jurnalisme – melalui gaya hidup seputar traveling, kuliner, fotografi, dan vlogging. Selain itu, perihal gaya hidup juga mencakup customer experience terkait Wealth Management yang menyesuaikan dengan rencana dan kesanggupan setiap individu. Ini sejalan dengan pilar #LiveSmart yang meliputi minat dan inspirasi tentang inovasi, bisnis, ekonomi, kewirausahaan (entrepreneurship), pengembangan usaha, dan finansial.

“Melalui semangat yang diusungnya, Live More, Bank Less, Bank DBS berkomitmen untuk terus berinovasi memberikan produk dan layanan terbaik kepada para nasabah dan khalayak umum untuk dapat menikmati hidup yang lebih bermakna. Salah satu inisiatif Bank DBS adalah DBS Live More Society, sebuah platform yang merupakan wadah interaksi sosial bagi berbagai komunitas dalam mewujudkan semangat hidup serta saling menginspirasi satu sama lain sesuai minat mereka. Platform ini terbagi dalam 4 pilar yaitu: #LiveSmart, #LiveAwesome, #LiveKind, dan #LiveWell,” papar Widrawan.

Dalam materi talkshow Widrawan dipaparkan bahwa Wealth Management atau pengelolaan kekayaan bisa dilakukan mulai sekarang oleh setiap orang, bahkan sejak sedini mungkin. Tidak perlu menunggu usia yang dipersepsikan sudah cukup matang untuk mulai mengelola keuangan. Wealth Manager Bank DBS akan siap membantu mengoptimalkan portofolio customer, dengan menawarkan saran ahli tentang cara optimalisasi dan juga mengembangkan asset investasi yang dimiliki. Dalam merencanakan investasi, cukup banyak opsi terbaik yang dapat diambil sesuai dengan kesanggupan dan pilihan masing-masing individu, seperti Unit Trust (UT) Saving Plan dan investasi properti. Atau, bisa juga berinvestasi dalam bentuk keahlian. Setiap customer dapat memilih rencana investasi yang paling cocok dan sesuai dengan dirinya, karena investasi bisa membantu merencanakan masa depan yang lebih baik.|CSRI/WAW.

Previous articlePesilat Putra Setia Rebut 6 Emas di IYOS JKTC 9 2018
Next articleEdukasi Asuransi Syariah & Wakaf Untuk Calon Jemaah Umroh