Home Citra LOGO DI BAJU SANDI

LOGO DI BAJU SANDI

23

Ada yang baru pada baju Sandi. Di bagian dada sebelah kanan, tampak logo menyerupai huruf S dengan dua warna: merah (bagian atas) dan hitam (bagian bawah). Jika dilihat lebih jauh, yang warna merah cenderung menyerupai bagian dari huruf S, sedangkan yang warna hitam menyerupai huruf U. Jadi, gabungan keduanya menjadi SU, yang dengan begitu jelas menunjuk ke nama dirinya: Sandiaga Uno.

Bagaimana logo itu bisa dibaca? Apakah Sandi sudah bukan merupakan bagian dari 02 lagi? Jawabannya bisa jadi, iya. Akan tetapi, bukan dalam pengertian bahwa ia memisahkan diri dari kelompoknya, melainkan, secara semiotika, ini lebih merupakan tanda indeksikal yang mengirim pesan semiosis bahwa 02 (dan juga 01) sudah tidak ada lagi. Kompetisi sudah selesai. Kini tinggal menunggu penghitungan suara dan penyelesaian berbagai hal terkait dengannya sehingga dari situ akan keluar pemimpin yang benar-benar dipilih rakyat secara jujur dan adil.

Sandi, dengan demikian, tengah mengirim pesan damai kepada publik, sekaligus pesan berani jujur kepada semua pihak yang berkompetisi. Berani jujur adalah berani menjadi diri sendiri. Jika 01 dan 02 adalah tanda politik yang bisa jadi penuh intrik dan ketidakjujuran, logo S yang merujuk ke nama diri adalah tanda dari pernyataan eksistensi diri yang berani keluar dari semua intrik tersebut. Sandi sedang menunjukkan dirinya sebagai subjek yang berani melawan semua intrik itu.

Mengapa logo itu tidak bisa dibaca sebagai pesan yang memisahkan diri dari pasangannya, yakni Prabowo Subianto? Sebab logo S tersebut bukan merupakan pecahan dari PS. Sebagaimana diketahui, sebelumnya mereka tidak membuat logo PS. Sebelumnya, identitas yang tertulis di baju mereka adalah 02.

Jadi, logo yang menunjuk kepada eksistensi diri itu, sekali lagi, menjadi pesan kepada semua pihak yang terlibat untuk berani jujur kepada diri sendiri. Bagi seorang pemimpin, jujur kepada diri sendiri dapat berarti jujur kepada Rakyat yang dipimpinnya.

Bandung, 30/04/19
Acep Iwan Saidi