Home Berita Bubur Tasikmalaya Menjadi Fenomenal di Kota Malang

Bubur Tasikmalaya Menjadi Fenomenal di Kota Malang

3010

CSRINDONESIA – Adalah Ate Rushendi atau lebih dikenal Abah Odil. Ia adalah pemilik Bubur Ayam Abah Odil. Di kota Malang Jawa Timur nama Bubur Ayam Abah Odil sudah tak asing lagi. Kini memiliki 8 cabang.

Kisah Abah Odil ini unik, dan memberikan kita nilai inspirasi yang tinggi. Kisah bubur ini bukan seprti yang saat ini sukses nyata, namun kisah bubur di kota Malang ini menjadi unik karena menu sarapan bubur ayam di kota ini masih dianggap sebagai makanan untuk orang sakit. Asumsi ini sangat sulit untuk diubah. Makanya pikiran Abah Odil memberikan inovasi baru bagi warga sekitar dan kota Malang pada umumnya.

Kisahnya saat tahun 2004 Abah Odil membuat brand bubur menjadi sajian pagi yang istimewa dan ini dia lakukan dengan perjuangan. CSR Indonesia berhasil wawancara khusus dengan Abah Odil pemilik kuliner Bubur Abah Odil. 

CSR Indonesia bersama tim singgah ke kota Malang di Jawa Timur, saat itu dipagi hari yang terpikir oleh kami adalah sarapan yang tidak berat. Maka kami pun googling  yang muncul menu sarapan adalah bubur Ayam Abah Odil setelah tahu alamatnya, kami pun meluncur. Sarapan pagi bubur memang istimewa.

Dari kisah Abah Odil bahwa sebelum dia buka kedai bubur, mencari saraba bubur di Kota Malang sangatlah suit, bahkan tak semudah mencari makanan yang dikenal banyak kuliner di Malang, sejenis pecel.

“Masyarakat disini tidak memiliki kebiasaan untuk sarapan bubur di pagi hari,” ujar Abah Odil membuka pembicaraan dengan kami (1/1/19).

Bubur bukan makanan istimewa saat itu, katanya lagi. Namun sejak kami buka di tahun 2004 makanan kini masuk jagat kuliner di kota Malang. Pengkuaan Abah Odil, tentang buburnya yang kini menjadi pembicaraan yang khusus ini membuat Abah semakin yakin bahwa bisnisnya mulai mumpuni.

Konsep bahwa “Sejak suapan pertama rasanya sudah bicara” bubur Abah Odil memang mampu menghipnotis lidah kita dengan rasa bisa bikin kita ketagihan.

Bubur Abah Odil ini memang enak. bahkan bukan hanya enak, tapi enak banget. Untuk kategori bubur ayam di kota Malang Bubur Ayam Abah Odil adalah trendsetter. Secara tampilan bubur ayam ini sedikit berbeda dan punya ciri tersendiri. Bukan hanya soal rasa Bubur Abah Odil ini tapi sebagai penghadang sarapan ini sangatlah pas dan cocok bagi kita.

Setiap memesan semangkuk bubur, pembeli akan langsung disajikan bubur beserta semangkuk kerupuk dan segelas teh tawar. Jika datang cukup pagi dan beruntung, kamu juga dapat memakan bubur dengan tambahan sate telor puyuh, sate usus atau sate rempelo ati, bahkan ada cireng dan comro sebagai penambah makanan yang khas Jawa barat ini. “Karean saya asli Tasikmalaya, maka saya bawakan Cireng, comro makanan ringan khas tanah Sunda,” lanjut Abah.

Bubur Abah Odil Malang kini paling populer dan terdepan

Semangkuk bubur Abah Odil bisa bikin kita puas menikmati sarapan pagi. Bubur ini pas karena ada temannya seperti cincang ayam kecil dan tipis, bawang prei, teri, serta potongan cakwe. Bubur terasa cukup lembut dengan kaldu yang gurih dan sangat nikmat.

“ Bubur yang saya sajikan memang bertujuan sebagai penangkal lapar di pagi hari, maka bubur saat ini mimpinya saya ingin jadikan bubur ini makanan yang kuat di kota Malang dan tersaji setiap pagi,” tutur Abah Odil.

Paket Bubur

Ada sejumlah paket di Bubur Abah Odil. Ada bubur ayam istimewa (P1), paket ayam spesial plus rempelo ati (P2), paket ayam spesial rempelo ati plus telur setengah matang (P3), bubur ayam istimewa paket jumbo (P4). Kini Bubur Abah Odil juga memiliki deferensiasi makanan tambahan ada yang lontong sayur yang juga umumnya buat sarapan.

Abah Odil pemilik Bubur Abah Odil /jkst

Dikatakan Abah Odil bahwa paduan terbaik dari bubur ayamnya adalah yang menggunakan telur setengah matang. “Telur ini akan berada di dasar mangkuk dan tertimbun oleh bubur, namun ketika sudah disatukan rasa tarik menarik yang kuat antara telur dan bubur akan melahirkan harmoni di mulut menjadi nikmat dan enak,” tambahnya.

Abah Odil juga berkisah bahwa perjalanan panjang berjualan bubur ini bukan tanpa rintangan. “Sebagai sebuah usaha pasti ada perjuangan, dan tidak ujug-ujug begini,” paparnya.

Abah sang pemilik bubur ayam ini memang bukan biasa saja, sebagai pensiunan pegawai Inbritex dan terakhir resign dari perusahaan Sarung ATLAS di kota Surabaya bahwa ini perjuangan yang menjadi sejarah khusus baginya.

Abah Odil diwawancarai jurnalis

“Perjuangan saya yang tak akan dilupakan, tapi niat saya baik untuk menjamin kualitas dagangan bubur saya tetap terjaga sehingga saya sadar bahwa produk yang dihasilkan harus bisa dijaga,” jelas pemilik Bubur yang kini assetnya selalu meninggkat dan saat ini laku sebagai pembicara bisnis makanan.

Abah Odil juga mengatakan bahwa sejak awal dagang dia sudah mikir memang menciptakan brand bubur Abah Odil dan ini yang saya jual.

“Saya juga selalu memikikan agar brand ini nantinya yang akan membawa semua orang tahu. Rasa bubur dan juga ingat nama itu semakin dikenal,” bebernya.

Konsep awal Abah Odil bahwa dirinya memang dulu awal dagang bubur ingin “membuburkan” kota Malang. “Ini hanya ingin menyakinan bahwa bubur cocok buat sarapan di kota Malang yang mana ini makanan khas Indonesia juga.” jelasnya.

Walaupun orang Malang tidak memiliki kebiasaan untuk sarapan bubur di pagi hari namun kini kuliner di Malang bisa coba Bubur Ayam Abah Odil dan tinggal datang saja ke Ruko Griyashanta Jalan Soekarno Hatta dan memiliki 8 cabang di kota Malang. Bubur Abah Odil buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WIB dan bagi ibu hamil gratis, dan yang puasa Senin-Kamis juga. Yang jelas Bubur Ayam Abah Odil asli Tasik ini kini sedang jadi Fenomena.| Aendra Medita/ CSRI