Home CSR Pendidikan Edukasi Asuransi Syariah & Wakaf Untuk Calon Jemaah Umroh

Edukasi Asuransi Syariah & Wakaf Untuk Calon Jemaah Umroh

2033
(ki-Ka) Syarif Hasan (Direktur Rumah Sakit Haji Jakarta), M Arfi Hatim (Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama), Bapak Yakin Adi Negoro (Agency Strategist Generali Indonesia), perwakilan dari perusahaan farmasi.

CSRINDONESIA – PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia bantu pemerintah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai asuransi Syariah dan Wakaf dalam acara Dialog Umroh 2018. Dilaksanakan di 3 kota, yakni Jakarta, Medan dan Surabaya dengan lebih dari 600 peserta, diskusi untuk para calon Jemaah Umroh ini merupakan kerjasama antara Generali, Kementrian Agama RI dan Majalah Sindo Weekly. Kontribusi Generali dalam Dialog Umroh 2018 merupakan bentuk dukungan Generali dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan Syariah di Indonesia.

Berdasarkan Survey Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang diadakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada September 2016 menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah berada di level 8,11% dan inklusi keuangan syariah berada pada 11,06%. Jika dibandingkan dengan konvensional yang angka indeks literasinya berada di 29,66% serta inklusinya yang 67,82%, maka indeks keuangan syariah masih jauh lebih kecil.[1] Padahal potensi asuransi Syariah khususnya dengan fitur Wakaf memiliki potensi yang sangat besar di Indonesia. Selain itu OJK, Asosiasi Syariah Indonesia (AASI) juga mencatat indeks literasi asuransi syariah di Indonesia masih relatif rendah, yakni di angka 2,51% yang artinya, di antara 1.000 orang Indonesia, hanya ada 25 orang yang mengerti dan memahami asuransi Syariah.[2]

Dalam acara yang djuga dihadiri oleh perwakilan Kementrian Agama RI, Generali memaparkan konsep Wakaf sebagai salah satu instrument keuangan Syariah yang memiliki kontribusi besar untuk tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs),[3] seperti mengurangi kemiskinan, penyediaan fasilitas umum serta meningkatkan kualitas Pendidikan dan kesehatan. Selain itu wakaf dapat menjadi alternatif ibadah selain umroh dan haji yang sekaligus dapat membantu masyarakat banyak.

Chief Marketing and Product Management Generali Indonesia, Vivin Arbianti Gautama mengatakan “Generali berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan sektor keuangan Syariah di Indonesia melalui berbagai kegiatan yang mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat asuransi Syariah dan wakaf. Dengan sosialiasi dan edukasi yang berkelanjutan, kami yakin Wakaf akan menjadi salah satu sumber pendanaan yang dapat berkontribusi besar bagi pertumbuhan Indonesia.”

Sejalan dengan hal ini, Generali Indonesia kembali memperkenalkan iPLAN Syariah, yang merupakan produk asuransi jiwa unit link berbasis Syariah yang dapat memberikan perlindungan jiwa serta dilengkai dengan fitur wakaf. Melalui produk ini, nasabah dapat dengan mudah dan murah berwakaf tanpa menunggu dana besar seperti tanah dan properti, sehingga niat berwakaf dapat direalisasikan sejak dini.

Sebagai life partner dalam memberikan solusi finansial, Generali akan terus memberikan produk serta layanan terbaik bagi masyarakat untuk mewujudkan visi Generali yang terus secara aktif melindungi dan meningkatkan kualitas hidup banyak orang.|CSRI/WAW.