Fortinet Security Fabric Bangun Fondasi Keamanan Intent-Based Network

Fortinet Security Fabric Bangun Fondasi Keamanan Intent-Based Network

165
0
SHARE

CSR – Fortinet melakukan ekspansi Security Fabric Visibility dan Kemampuan Otomatisasi pada Perangkat-Perangkat Keamanan dan Pusat Operasi ke Dalam Jaringan dan Keamanan, Permintaan ekonomi digital masa kini menggerakkan jaringan yang semakin kompleks yang membutuhkan kemampuan tinggi dan bakat yang tidak biasa untuk mendesain, menyebarkan, mengoperasikan, dan yang terpenting adalah untuk mengamankan. Produk inti dan solusi keamanan platform masa kini sederhananya tidak mampu menyediakan solusi secara luas, performa proses, atau automatisasi terdepan yang diperlukan untuk memenuhi permintaan yang ada.

“Fortinet Security Fabric menyediakan solusi keamanan yang luas, kuat, dan terotomatisasi yang diperlukan untuk menyelesaikan tantangan masa kini sambil menempatkan fondasi untuk Intent-Based Network Security yang independen yang menjadi kritikal untuk melindungi usaha di waktu mendatang.” Ken Xie, Pendiri, Ketua Dewan dan Chief Executive Officer dari Fortinet, 

 

Fortinet® (NASDAQ: FTNT), yang menjadi pemimpin global dalam menyediakan high-performance cybersecurity solutions, hari ini mengumumkan penawaran tambahan yang menyediakan kerangka untuk Intent-Based Network Security yang secara mandiri melakukan penyediaan, operasi, dan perbaikan. Inovasi terbaru dalam Security Fabric ini mencakup dirilisnya FortiOS 5.6, security operating system yang tercanggih di dunia, serta Security Operations Soluition milik Fortinet. 

Fortinet Security Fabric Menempatkan Dasar untuk Intent-Based Network Security di Masa Mendatang

Berdasarkan laporan terkini oleh Joe Skorupa dan Andrew Lerner, “Adopsi Intent-based networking didorong oleh kebutuhan transformasi digital bisnis untuk meningkatkan kecakapan jaringan sambil meningkatkan keandalan/ketersediaan. Meningkatnya kompleksitas jaringan, dikombinasikan dengan minimnya kemampuan kritikal dalam desain/penyebaran/pengoperasian tugas, meningkatkan tekanan dalam pemimpin infrastruktur dan operasi (I&O) untuk mencari cara yang lebih baik untuk memetakan kebutuhan-kebutuhan bisnis untuk metode infrastruktur dengan tepat pada waktunya, konsisten dan cara yang dapat diverifikasi.

Sebagai pelengkap untuk teknologi intent-based networking, visi Fortinet adalah untuk menyediakan Intent-Based Network Security yang memampukan Fortinet Security Fabric untuk menyalurkan kebutuhan bisnis menjadi aksi keamanan jaringan yang tersinkronisasi tanpa intervensi manusia. Hal ini memungkinkan perusahaan mendesain arsitektur keamanan yang lebih canggih sambil menyederhanakan penggunaan yang kompleks dan mengurangi beban operasional; akhirnya ini menghasilkan infrastruktur teknologi yang independen dan mampu secara terus menerus mempertahankan kedudukan keamanan optimal pada seluruh permukaan serangan.

Peningkatan utama pada sistem operasi terdepan milik Fortinet dikombinasikan dengan Security Operations Solution untuk menghasilkan kemampuan otomatisasi dan visibilitas yang belum pernah ada sebelumnya pada keseluruhan infrastruktur bisnis, mulai dari endpoints hingga pada cloud. Penggabungan kemampuan-kemampuan ini juga menunjukkan inovasi yang terus berlanjut dari Fortinet Security Fabric dan menyediakan kerangka untuk Intent-Based Network Security terdepan di masa mendatang.

FortiOS Memperluas Kemampuan Security Fabric Pada Perangkat dan Aplikasi

FortiOS merilis 5.6 yang menggabungkan banyak inovasi-inovasi teknologi untuk menghasilkan kemampuan universal dan terpusat jauh melebihi platform keamanan tradisional atau solusi-solusi yang tersedia hari ini.

  • FortiOS 5.6 menyediakan IT awareness secara total dengan visibilitas instan terhadap setiap elemen keamanan melalui sebuah panel kaca dan menyediakan API (Application Program Interface) terbuka untuk diintegrasikan dengan Fabric Ready partner solutions.
  • Visi yang diperluas atas Fortinet’s Wireless Access Points, Switches dan Sandboxes menghasilkan manajemen yang berkembang dan kontrol yang betul-betul terpusat terhadap komponen-komponen jaringan dan keamanan dari ancaman yang canggih.
  • User Interface (UI) yang telah diubah didesain untuk mengubah IT awareness menjadi security action secara cepat. Visualisasi topologi jaringan yang baru dan tampilan interaktif yang dikembangkan untuk proses auditing, logging, dan reporting memampukan tim IT untuk memodifikasi jaringan mereka secara mudah pada saat itu juga.
  • FortiOS 5.6 menyediakan rekomendasi keamanan yang proaktif untuk meningkatkan efektifitas dan kelengkapan jaringan.
  • Sebagai teknologi dasar dari Fortinet Security Fabric, FortiOS 5.6 dapat diperluas mulai dari IoT sampai pada Cloud dan pada keseluruhan lingkungan fisik, virtual, dan hybrid untuk melakukan segmentasi dan melindungi seluruh permukaan yang dapat diserang dari perusahaan-perusahaan yang terbesar dan terdistribusi secara global. 

Security Operations Solutions

Fortinet Security Operations Solution menggabungkan operasi jaringan dan keamanan di dalam Fortinet Security Fabric untuk memperlengkapi para pemimpin IT dan keamanan dengan wawasan yang memaksimalkan infrastruktur teknologi mereka. Operasi Keamanan terdiri dari solusi FortiSIEM, FortiAnalyzer dan FortiManager yang dapat disebarluaskan secara mandiri atau dihubungkan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus dari organisasi individual.

  • FortiSIEM merupakan all-in-one NOC and SOC solution yang menawarkan keamanan, visibilitas, performa, dan pengawasan yang terotomatisasi dan seketika. FOrtiSIEM mampu menyusun dan menghubungkan kecerdasan Fortinet Security Fabric dan data dari ribuan aset tambahan dari IT termasuk switches dan servers, hingga desktop dan perangkat IoT, semuanya melalui sebuah panel kaca.
  • FortiSIEM juga mendukung intelligence feeds mengenai ancaman eksternal dan events logs untuk meperluas analitik yang canggih dan kemampuan pemenuhan dari Fortinet Security Fabric untuk setiap aset fisik dan virtual pada seluruh jejak teknologi dari bisnis.
  • Gartner, Emerging Technology Analysis: Intent-Based Network Design and Operation, Joe Skorupa, Andrew Lerner

Gartner

“Adopsi Intent-based networking digerakkan oleh kebutuhan transformasi digital bisnis untuk meningkatkan kecakapan jaringan sambil meningkatkan keandalan/ketersediaan. Meningkatnya kompleksitas jaringan, dikombinasikan dengan minimnya kemampuan kritikal dalam desain/penyebaran/pengoperasian tugas, meningkatkan tekanan dalam pemimpin infrastruktur dan operasi (I&O) untuk mencari cara yang lebih baik untuk memetakan kebutuhan-kebutuhan bisnis untuk metode infrastruktur dengan tepat pada waktunya, konsisten dan cara yang dapat diverifikasi.”

“Berbeda dengan pendekatan lainnya, intent-based networking secara algoritma membuktikan ‘kebenaran’ konfigurasi sebelum penyebaran dan secara terus menerus memonitor operasi jaringan. Apabila ia mendetekti kondisi yang tidak lagi memenuhi tujuan desain tersebut, ia akan menyiagakan bagian operasi dan, apabila memungkinkan, melaksanakan aksi korektif untuk kembali menciptakan kebenaran.” 

Intent-based networking solutions menjanjikan untuk secara dramatis meningkatkan desain dan operasi jaringan. Pada jaringan bisnis hari ini, kita bergantung pada kemampuan arsitek jaringan untuk memahami totalitas lingkungan, dan kemampuannya untuk menghasilkan sebuah desain yang memenuhi kebutuhan aplikasi-aplikasi yang mereka dukung. Meskipun begitu, dengan semakin luasnya lingkungan komputasi, lebih kompleks dan lebih dinamis, menjadi tidak mungkin bagi arsitek tersebut untuk meraih lebih daripada perkiraan dari konfigurasi yang dibutuhkan – untuk memverifikasi atau membuktikan kebenaran desain/konfigurasi – tujuannya. Hal ini menuju pada kegagalan yang tidak direncanakan dan terkadang aktivitas yang panjang dan sulit untuk penyelesaian masalah.” 

Ketersediaan

FortiOS 5.6 yang dirilis akan tersedia untuk diunduh pada kuartal pertama 2017. Security Operations Solution milik Fortinet telah tersedia sekarang. Mohon hubungi distributor Fortinet yang berwenang untuk keterangan tambahannya.|RZ

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY