Pertamina Tanam 100.000 Pohon Produktif untuk Masyarakat Provinsi Maluku

Pertamina Tanam 100.000 Pohon Produktif untuk Masyarakat Provinsi Maluku

1917
0
SHARE

CSRINDONESIA, Pulau Buru – PT Pertamina (Persero) bersama Kodam XVI Pattimura melakukan kegiatan Pembibitan dan Penamanan 100.000 Pohon Produktif, seperti buah-buahan, Pala, Cengkeh, dan lain-lain, yang dialokasikan untuk wilayah Ambon sebanyak 50.000 pohon dan 50.000 pohon untuk Pulau Buru – Provinsi Maluku, Kamis (19/05).

Pada kegiatan yang bertepatan juga dengan HUT KODAM XVI Pattimura ke-16, Pertamina juga membantu kegiatan pembibitan dan penanaman pohon produktif untuk lahan kritis di 3 wilayah sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS), diantaranya Kabaresi, Desa Marloso, Namlea, Desa Gogrea, G. Botak, dan Desa Waegeran. Turut hadir pada kesempatan tersebut Pangdam XVI Pattimura, Mayjen TNI Doni Monardo, S.Ip dan Menteri Lingkungan Hidup yang diwakili oleh Dirjen Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung, Hilman Nugroho.

Agus Mashud S. Asngari selaku VP CSR & SMEPP PT Pertamina (Persero) mengatakan, kegiatan penanaman 100.000 pohon produktif ini merupakan wujud kepedulian Pertamina, bukan hanya terhadap lingkungan, namun juga untuk membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Provinsi Maluku. “Diharapkan selain menyerap CO2 dan memroduksi oksigen, kita juga mengedepankan faktor ekologi dari pohon yang ditanam, hasilnya bisa dijual oleh masyarakat dan membantu meningkatkan penghasilan masyarakat Maluku,” terang Agus Mashud.

Pangdam XVI Pattimura menyambut baik kegiatan yang diinisiasi oleh Pertamina ini. “Kegiatan ini sangat baik untuk membantu pemerintah dan mengajak masyarakat luas untuk melestarikan lingkungan hidup, sekaligus memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat,” kata Mayjen TNI Doni Monardo, S.Ip.

“Pembibitan dan Penananaman Pohon Produktif di lahan kritis ini sangat perlu dilakukan, mengingat di wilayah tersebut terdapat bendungan yang menjadi sumber utama pengairan ke beberapa kecamatan penghasil padi untuk memenuhi kebutuhan Provinsi Maluku dan Indonesia, namun lahannya masih gundul. Seperti kita ketahui, Pulau Buru merupakan penghasil padi terbesar dan menjadi andalan di wilayah Indonesia Timur,” tambah Agus Mashud.

Kegiatan lingkungan yang mempunyai nilai ekonomis bagi masyarakat ini, merupakan salah wujud kepedulian Pertamina selaku perusahaan energi yang sangat mengedepankan aspek lingkungan (Green Energy Company) yang termasuk dalam Program Pertamina Hijau yang juga dilakukan di semua unit operasi dan anak perusahaan Pertamina yang tersebar di seluruh Indonesia. (WAW)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY