Ditemani Doraemon, Siswa SD Surabaya Belajar Mengenal Filateli

Ditemani Doraemon, Siswa SD Surabaya Belajar Mengenal Filateli

630
0
SHARE
Bersama Doraemon, Anak-Anak SD Belajar Mengenal tentang Filateli

Surabaya, CSRINDONESIA – Penyelengaraan 100 Doraemon Secret Gadgets Expo di Surabaya telah memasuki 45 hari dan akan berlangsung hingga 14 februari mendatang. Setiap hari berlangsung berbagai aktifitas seru bersama Doraemon dan kawan-kawan. Aktifitas tersebut tidak hanya berlangsung di Grand City Mall & Convex Surabaya, tetapi Doreamon juga melakukan beberapa aktifitas seru lainnya untuk bertemu langsung dengan para penggemar dan sahabatnya di Surabaya dan sekitar.

Seperti kegiatan yang belum lama ini berlangsung, Doraemon menemani para sahabatnya berjalan santai pada Doraemon Funwalk di area Taman Bungkul, Jalan Raya Darmo Surabaya bersamaan dengan acara car free day. Hari ini, Doraemon pun kembali meninggalkan aktifitasnya di Grand City Mall untuk bertemu dan menemani 45 siswa-siswi SD Kali Asin III Surabaya berkunjung ke kantor Pos Indonesia di Kebon Rojo.

Kegiatan field trip ini merupakan upaya PT Berkat Animasi International Indonesia atau Animation International indonesia dan PT Pos Indonesia dalam rangka mengenalkan anak-anak dan mengingatkan kembali masyarakat seputar dunia pos. Dalam rangkaian tur, anak-anak mengenal lagi sejarah Pos Indonesia, filateli, hingga pengalaman menulis surat konvensional serta bagaimana cara dan proses pengirimannya. Kehadiran Doraemon dalam acara tersebut memberikan semangat dan keceriaan di sepanjang kegiatan.

Keceriaan nampak terlihat sejak Doraemon menyambut sahabat-sahabatnya tiba di kantor pos. Siswa-siswa SD seperti terkena virus ceria dan semangat dengan kehadirannya. Mereka terlihat bersuka cita belajar bersama tentang dunia pos di Indonesia. Mengenal kembali budaya surat-menyurat dan filateli, nilai seni serta edukasi yang terkandung di dalamnya. Selain itu, mereka juga mendapatkan pengalaman bagaimana mengekspresikan suka cita dan harapan mereka di masa depan ke dalam sebuah surat. Puncak keceriaannya adalah saat Doraemon mengajak para sahabatnya itu bermain Filateli Games.

Mico Hendra Putra, Manajer Pelayanan Pos Indonesia, mengatakan jika Pos Indonesia senang sekali menerima kunjungan Animation International Indonesia, Doraemon dan siswa-siswi SD Kali Asin III Surabaya di kantor mereka. Kegiatan seperti ini menurutnya dapat mengingatkan masyarakat kembali akan budaya surat menyurat dan filateli yang seharusnya masih terus ditanamkan kepada generasi muda agar memiliki kecintaan kepada budaya bangsa.

“Dengan filateli kita dapat mengekplorasi nilai seni, budaya, serta kekayaan alam. Melalui kegiatan menulis surat, anak-anak dapat menuangkan kreatifitas dan mengekspresikan ide, pendapat juga perasaannya. Meskipun di era digital ini segalanya menjadi lebih cepat dan mudah, namun anak-anak tetap perlu diperkenalkan dengan dunia pos sesungguhnya, sehingga cerita mengenai dunia pos di tanah air dapat terjaga dari waktu ke waktu”, jelasnya.

Menambahkan penjelasan Mico, Tasi Suwito, Project Manager 100 Doraemon Secret Gadgets Expo Surabaya mengungkapkan, “Antusiasme anak-anak terlihat saat Doraemon menyambut kehadiran mereka di kantor pos hingga akhir acara. Saya seperti terbius dan melebur bersama keceriaan mereka. Saya pun merasa seakan sedang berada di kapsul waktu, teringat saat saya menulis surat kepada orang tua, keluarga, teman dan sahabat. Dan saat saya seumur mereka, saya juga memiliki kenangan ketika saya melakukan perburuan untuk mengumpulkan perangko berbagai edisi dan kartu pos yang kemudian saya koleksi”, ungkapnya.

Kehadiran Doraemon yang selalu menebarkan keceriaan dan semangat tidak hanya kepada anak-anak, akan tetapi juga masyarakat Surabaya dan sekitarnya membuat seluruh yang terlibat dalam acara tersebut menjadi bersemangat. Semua anak bersemangat mempelajari banyak hal tentang dunia pos. Animation International Indonesia dan PT Pos Indonesia pun menjadi semakin bersemangat menanamkan budaya gemar menulis dan filateli kepada anak-anak sejak dini. Semoga dengan pengalaman tersebut akan menjadi cerita yang dapat diteruskan kepada generasi muda berikutnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY