CSR Berkelanjutan Astra Terima Penghargaan Padmamitra dari Wakil Gubernur DKI Jakarta

CSR Berkelanjutan Astra Terima Penghargaan Padmamitra dari Wakil Gubernur DKI Jakarta

747
0
SHARE
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berbincang dengan Chief of Corporate Communications, Social Responsibility & Security PT Astra International Tbk Pongki Pamungkas (kanan) usai menerima penghargaan Padmamitra Award 2015, Jakarta (21/1).

Jakarta, CSR INDONESIA – PT Astra International Tbk menerima penghargaan Padmamitra Award 2015 untuk kategori perusahaan swasta murni yang menyelenggarakan corporate social responsibility (CSR) menurut keberlanjutan program. Penghargaan tingkat provinsi ini diberikan oleh Wakil Gubernur Djarot atas kontribusi Astra International dalam melakukan program CSR di kawasan DKI Jakarta.

“Saya memberi apresiasi yang sangat tinggi kepada seluruh perusahaan yang menerima Padmamitra Award ini. Bapak-Ibu di sini telah menunjukkan dengan sungguh-sungguh rasa tanggung jawab serta rasa syukurnya kepada bumi Indonesia tercinta,” ujar Wakil Gubernur Djarot dalam sambutannya.

Beberapa program CSR Astra di DKI Jakarta yang menonjol dan berkelanjutan yaitu program Ruang Publik Terpadu Ramah Anak, Kampung Berseri Astra dan Revitalisasi Sungai Ciliwung.

Ruang Publik Terpadu Ramah Anak

Pada bulan Desember lalu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menandatangani prasasti peresmian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Sunter Jaya Berseri oleh PT Astra International Tbk di Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Di RPTRA Sunter Jaya Berseri seluas 3.513 m2 ini dilengkapi berbagai fasilitas umum seperti taman baca, sarana bermain, open theatre, ruang berkumpul, area untuk PKK Mart, ruang laktasi dan lapangan bulu tangkis yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, sesuai dengan hasil social mapping yang telah dilakukan sebelumnya.

RPTRA ini merupakan bagian dari pembangunan lima RPTRA oleh Astra di wilayah Jakarta lainnya yaitu Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur serta Jakarta Barat yang diperkirakan memerlukan biaya Rp 5 miliar. Pembangunan RPTRA merupakan program Pemprov DKI Jakarta yang berkerjasama dengan 11 perusahaan swasta dan lima perguruan tinggi. Program ini bertujuan menjadikan Jakarta sebagai kota layak anak. RPTRA Sunter Jaya Berseri menjadi RPTRA dengan pembangunan tercepat dan pertama kali yang diresmikan. Hal ini merupakan perwujudan dari dukungan Walikota Jakarta Utara beserta jajaran dan seluruh masyarakat Kelurahan Sunter Jaya.

Kampung Berseri Astra

PT Astra International Tbk bersama Pemprov DKI Jakarta, menginisiasi pembangunan sebuah fasilitas terpadu di Kampung Berseri Astra (KBA). Pembangunan fasilitas terpadu ini, yang meliputi kegiatan PKK, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Posyandu di bawah satu atap, bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan anak usia dini.

KBA merupakan wilayah dengan lingkungan yang bersih dan hijau serta masyarakat yang sehat, cerdas dan produktif yang mewakili empat pilar corporate social responsibility (CSR) yang dijalankan oleh Astra, yaitu bidang pendidikan, lingkungan, Usaha Kecil & Menengah (UKM) dan Kesehatan.

Astra telah melaksanakan program KBA di 14 wilayah lainnya, Rawajati – Jakarta Selatan, Warakas – Jakarta Utara, Cakung Barat – Jakarta Timur, Malakasari – Jakarta Timur, Kebon Jeruk – Jakarta Barat, Kepulauan Seribu – Jakarta Pusat, Pekayon – Bekasi, Juanda – Depok, Pinang – Tangerang,  Pasirluyu – Bandung, Keputih Sukolilo – Surabaya, Rungkut Menanggal – Surabaya, Karang Joang – Balikpapan dan Penguyangan – Bali.

Revitalisasi Sungai Ciliwung

Dalam rangka peringatan Hari Air Dunia 2015 Grup Astra (yaitu dari PT Astra International Tbk, PT Astra Honda Motor, PT Astratel Nusantara dan PT PAM Lyonnaise Jaya – Palyja) melakukan penanaman pohon di lokasi Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) Gema Bersuci yang dibina oleh Grup Astra sejak tahun 2013. Selain penanaman pohon Grup Astra berupaya meningkatkan kualitas air di Ciliwung dengan berbagai tindakan nyata lainnya.

Kualitas air di Sungai Ciliwung berangsur membaik setiap tahun. Hal itu ditunjukkan oleh menurunnya indeks pencemaran air di Sungai Ciliwung menjadi 32% pada tahun 2014 dari 88% pada tahun 2011. “Salah satu penyebab turunnya indeks pencemaran ini adalah Gerakan Ciliwung Bersih.”

Seiring dengan membaiknya kualitas air di Sungai Ciliwung, pemerintah bekerjasama dengan Grup Astra melalui Palyja untuk memanfaatkan kembali air dari Sungai Ciliwung sebagai bahan baku pengadaan air bersih melalui fasilitas pengolahan air di Kelurahan Pejaten Timur. Penggunaan air dari Sungai Ciliwung sebagai bahan baku air bersih dihentikan sejak tahun 2002 karena kualitas dan kuantitas air dianggap tidak memenuhi syarat. Menurut rencana, air dari Sungai Ciliwung akan digunakan sebagai air bersih sebanyak 200 liter per detik untuk 20.000 kepala keluarga.

Saat ini, dari 13 sungai yang ada di DKI Jakarta, hanya 3% digunakan sebagai bahan baku air bersih. Mayoritas bahan baku air bersih berasal dari waduk Jatiluhur, Jawa Barat. Padahal pada tahun 1970-an, mayoritas bahan baku air bersih berasal dari Sungai Ciliwung.

Lakukan CSR Sejak 1974

Kegiatan CSR Astra yang telah dijalankan sejak tahun 1974 ini memiliki fokus di empat pilar yaitu pendidikan, lingkungan, UKM dan kesehatan. Pada pilar pendidikan, Grup Astra menyalurkan beasiswa kepada 191.868 penerima, mengembangkan 13.623 sekolah (dalam bentuk hardware, brainware dan software), melatih 28.649 guru dan membangun 20 unit rumah pintar di sembilan provinsi di Indonesia.

Pada pilar lingkungan, Grup Astra telah menanam 3.412.638 pohon yang telah dimulai sejak tahun 2008 serta mengembangkan 17 Kampung Berseri Astra yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Kemudian di pilar pemberdayaan UKM, melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra membina 8.916 UKM dan memberi manfaat kepada 31.468 pelaku UKM.  Pada pilar kesehatan Astra telah menyediakan pengobatan gratis melalui Mobil Kesehatan Astra (Mokesa) bagi 99.248 pasien, membina 1.021 posyandu, dan menyumbang 132.879 kantong darah.

Pada prinsipnya di mana pun instalasi Astra berada, harus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya, sesuai dengan butir pertama filosofi Catur Dharma, yaitu Menjadi Milik yang Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara. (WAW)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY