Beranda CSR CSR Kesehatan Astra Berbagi 2000 Kacamata untuk Anak-Anak Sabang

Astra Berbagi 2000 Kacamata untuk Anak-Anak Sabang

1084
0
BERBAGI
Tim dari Iropin melakukan proses refraksi terhadap mata siswa-siswi SDN 1 Sabang didampingi oleh tim dari Palang Merah Indonesia.

Sabang, Aceh, CSRINDONESIA – Kampanye #generAKSISEHATIndonesia merupakan bagian dari kontribusi sosial (corporate social responsibility/CSR) PT Astra International Tbk di bidang kesehatan.

Melalui kampanye yang memanfaatkan media sosial ini, Astra mendorong masyarakat Indonesia untuk berkomitmen hidup sehat sebagai generasi penerus bangsa.

Tahun ini, kampanye difokuskan untuk mengumpulkan komitmen aksi makan sehat selama dua bulan, yakni 12 November 2015 – 12 Januari 2016. Dari komitmen tersebut akan dikonversi menjadi kacamata bagi anak-anak di wilayah pra-sejahtera di seluruh pelosok Nusantara.

Pada 10 Oktober – 30 November 2014, Astra juga telah dilakukan kampanye serupa dan berhasil mengumpulkan 4.005 foto komitmen sehat beserta tanda pagar #generAKSISEHATIndonesia yang diunggah ke Facebook, Twitter, Instagram, dan Youtube.

Dari 4.005 kacamata tersebut, sebanyak 1.000 kacamata diserahkan di wilayah Jakarta Utara pada tanggal 26 Januari 2015, 1.500 kacamata di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tanggal 12 Februari 2015, dan 1.505 kacamata di Nunukan, Kalimantan Utara pada 17 April 2015. Untuk penyerahan bantuan di Sabang, Banda Aceh ini, jumlah kacamata yang dibagikan sebanyak 2.000 kacamata.

Di bidang kesehatan, secara akumulatif Astra memberikan pengobatan gratis kepada 99.248 pasien melalui Mobil Kesehatan Astra (MOKESA), membina 1.021 pos pelayanan terpadu, dan menyumbang 132.879 kantong darah.

Pada prinsipnya di mana pun instalasi Astra berada, harus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya, sesuai dengan butir pertama filosofi Catur Dharma, yaitu Menjadi Milik yang Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara.

Wardah, salah satu siswi berprestasi SDN 01 Sabang, penglihatannya bersama tim Palang Merah Indonesia. Penglihatannya yang kurang jelas membuatnya perlu mengenakan kacamata untuk membantunya melihat lebih jelas. Namun dengan kondisinya ini, ia tetap rajin belajar dan belum lama berhasil meraih peringkat 1 dalam Olimpiade Ilmu Pengetahuan Alam di Kabupaten Sabang, Aceh.
Wardah, salah satu siswi berprestasi SDN 01 Sabang, penglihatannya bersama tim Palang Merah Indonesia. Penglihatannya yang kurang jelas membuatnya perlu mengenakan kacamata untuk membantunya melihat lebih jelas. Namun dengan kondisinya ini, ia tetap rajin belajar dan belum lama berhasil meraih peringkat 1 dalam Olimpiade Ilmu Pengetahuan Alam di Kabupaten Sabang, Aceh.

Wardah (11), salah satu murid SDN 01 Sabang, adalah siswi berprestasi di sekolahnya. Siswi kelas 6 SD ini sering menjadi bintang kelas dan meraih peringkat 1 Olimpiade IPA tingkat Kabupaten Sabang. Fakta bahwa dirinya tidak bisa melihat dengan jelas dan memerlukan bantuan kacamata untuk melihat, tidak membuatnya patah semangat untuk belajar.

Dengan adanya bantuan kacamata ini, para guru bersyukur anak-anak didiknya mendapat kesempatan untuk melihat dengan jelas. Ucapan terima kasih pun dihaturkan kepada Astra, PMI, dan masyarakat Indonesia yang sudah berpartisipasi dalam kampanye ini. Harapannya, tak hanya anak-anak di Sabang saja yang beruntung bisa melihat lebih jelas, tetapi juga generasi penerus bangsa Indonesia lainnya. (WAW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here