Astra Bangun SMKN 1 Leuwiliang Bogor, Diprediksi Capai 19 Miliar

Astra Bangun SMKN 1 Leuwiliang Bogor, Diprediksi Capai 19 Miliar

1624
0
SHARE
Ketua YPA-MDR Arietta Adrianti (kiri) dan Direktur PT Astra International Tbk Paulus Bambang Widjanarko (kedua kanan) menjelaskan program pengembangan pendidikan di wilayah Leuwiliang kepada Bupati Bogor Nurhayanti (kanan) pada acara peletakan batu pertama pembangunan SMKN 1 Leuwiliang di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (8/12).

Bogor, CSRINDONESIA – PT Astra International Tbk melalui Yayasan Pendidikan Astra-Michael D Ruslim (YPA-MDR) pada Selasa (8/11) melaksanakan acara peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan gedung SMK Negeri 1 Leuwiliang dan acara serah terima Gedung SDN Karyasari 01 kepada Pemerintah Kabupaten Bogor.

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Kabupaten Bogor Dra Hj. Nurhayanti, SH,MM,M.Si, Direktur PT Astra International Tbk Paulus Bambang Widjanarko dan Kepala Dinas Pendidikan Kab. Bogor Dace Supriadi, SH, M.Si serta didampingi Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim Arietta Adrianti dan Kepala Sekolah SMKN 1 Leuwiliang Cucu Salman.

“Terima kasih kepada Astra yg selama beberapa tahun ini telah bekerjasama membangun dan mengembangkan pendidikan di Kecamatan Leuwiliang. Sungguh besar harapannya bahwa SMKN 1 Leuwiliang dapat mengharumkan Leuwiliang secara khusus dan Kabupaten Bogor pada umumnya,” ungkap Nurhayanti

Bupati Bogor Nurhayanti (kedua kiri) bersama Direktur PT Astra International Tbk Paulus Bambang Widjanarko (tengah), Ketua Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) Arietta Adrianti (kanan) dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Dace Supriadi (kedua kanan) melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMKN 1 Leuwiliang di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (8/12). Biaya pembangunan SMK yang direncanakan selesai pada akhir tahun 2016 ini diperkirakan mencapai Rp 19 miliar.
Bupati Bogor Nurhayanti (kedua kiri) bersama Direktur PT Astra International Tbk Paulus Bambang Widjanarko (tengah), Ketua Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) Arietta Adrianti (kanan) dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Dace Supriadi (kedua kanan) melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMKN 1 Leuwiliang di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (8/12). Biaya pembangunan SMK yang direncanakan selesai pada akhir tahun 2016 ini diperkirakan mencapai Rp 19 miliar.

“Sumbangsih ini merupakan perwujudan dari filosofi Astra “Menjadi Aset yang Bermanfaat Bagi Bangsa dan Negara” Melalui YPA-MDR, Astra membantu pengembangan pendidikan di sekolah- sekolah yang terletak di daerah prasejahtera, agar semua anak memiliki kesempatan yang sama sehingga bisa tumbuh menjadi anak bangsa yang cerdas, mandiri, serta peduli pada pembangunan di daerah asalnya,” ungkap Paulus.

Bersamaan acara Peletakan Batu pertama SMKN 1 Leuwiliang dilaksanakan juga serah terima Gedung SDN Karyasari 01 yang telah selesai dilakukan renovasinya pada bulan oktober 2015 dan diserah terimakan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang ditandai dengan penandatangan berita acara serah terima antara PT Astra International Tbk dengan pemerintah Kabupaten Bogor.

Gedung SMKN 1 Leuwiliang akan dibangun di atas tanah seluas 10.000 m2, dengan luas bangunan keseluruhan 3.147 m2, yang terdiri dari ruang kantor, ruang kelas, perpustakaan, workshop, teaching factory, ruang laboratorium, kantin, mushola dan aula beserta fasilitas lainnya. Pembangunan diharapkan akan selesai pada akhir tahun 2016.

Tidak hanya membangun gedung sekolah saja, sejak tahun 2011 kepala sekolah dan para guru di SMKN 1 Leuwiliang telah mendapat serangkaian pendidikan, pelatihan serta pendampingan untuk meningkatkan kompetensi dalam bidang Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP).

Leuwiliang adalah daerah yang pertama kali dibantu YPA-MDR yaitu dengan membantu SDN Karyasari 01, SDN Karyasari 02, SDN Karyasari 03, SDN Hegarmanah dan SDN Pabangbon 01 pada tahun 2006. Pada akhir tahun 2007, YPA-MDR memperluas bantuan ke jenjang SMP dengan membantu SMPN 4 Leuwiliang. Melihat kelulusan siswa SMPN 4 Leuwiliang pada tiga tahun pertama (2009, 2010 dan 2011) di mana masih banyak siswa yang putus sekolah, maka Astra dan Pemerintah Kabupaten Bogor sepakat untuk mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) rintisan yang mengacu kepada potensi dari daerah tersebut.

Pada bulan Maret 2011 dengan memanfaatkan sebagian lahan SMPN 4 Leuwiliang didirikanlah SMKN rintisan kompetensi keahlian TPHP. Sampai tahun 2015 SMKN 1 Leuwiliang sudah meluluskan 140 siswa dan pada tahun ajaran 2015/2016 memiliki 6 rombongan belajar dengan 233 siswa dan 16 tenaga pengajar. Dengan jumlah siswa yang terus meningkat maka di tahun 2015 PT Astra International akan membangun gedung SMKN 1 Leuwiliang beserta fasilitas pendukungnya. Diharapkan dengan adanya SMKN 1 Leuwiliang, para siswa lulusannya memiliki peluang untuk mampu membangun dan mengembangkan daerahnya, dengan demikian mencegah timbulnya urbanisasi.

Hingga saat ini, PT Astra International Tbk melalui YPA-MDR telah membina 39 sekolah, yaitu 29 SD, tujuh SMP dan tiga SMK yang memiliki 11.467 siswa serta 720 pendidik. Sekolah-sekolah tersebut berada di Leuwiliang – Bogor, Jawa Barat; Gedangsari – Gunung Kidul, Pandak – Bantul, Yogyakarta, Tanjungsari dan Merbau Mataram – Lampung Selatan, Lampung, serta Donorojo – Pacitan, Jawa Timur. Sedangkan bersama dengan PT United Tractors Tbk dan PT Pamapersada Nusantara YPA-MDR membantu 5 sekolah yaitu 3 SDN dan 2 SMPN didaerah Kutai Barat dan bersama dengan PT Marga Mandala Sakti (MMS) membantu 6 SD yang ada di Kab. Serang. (WAW)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY