Akhirnya Ogilvy Resmi Ditunjuk Sebagai Public Relations Kementerian Pariwisata

Akhirnya Ogilvy Resmi Ditunjuk Sebagai Public Relations Kementerian Pariwisata

3980
1
SHARE

Jakarta, CSR INDONESIA – Baru-baru ini, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia secara resmi menunjuk Ogilvy sebagai agensi PR yang akan mengawal seluruh aktivitas komunikasinya. Ogilvy pun tengah menyiapkan rencana komunikasi strategis lima tahun untuk meningkatkan visibilitas negara sebagai tujuan wisata teratas pasar global. Salah satu argetnya, untuk meningkatkan jumlah wisatawan menjadi 20 juta dalam beberapa tahun ke depan.

Dalam rencana dan strateginya, agensi PR asal New York itu juga akan melibatkan jaringan luas kantor Ogilvy di seluruh dunia, termasuk Singapura, Malaysia, Australia, China, Jepang, Korea Selatan, Filipina, Taiwan, Amerika Serikat, Eropa dan Inggris.

Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI mengatakan, “Di antara 22 submission program yang sudah kami review, Ogilvy Public Relations Indonesia jelas pemenangnya untuk proyek ‘The Identification and Content Formation for Indonesia’s Tourism Branding’.”

Ia kembali menambahkah, “Sejalan dengan ambisi kementerian yang ingin membawa 20 juta wisatawan lagi ke Indonesia dalam dua-tiga tahun ke depan, dan Ogilvy PR adalah agensi terbaik yang mampu mendorong awareness secara agresif untuk kampanye branding Indonesia, yaitu ‘Wonderful Indonesia’.”

Terbukti, tahun ini, kampanye ‘Wonderful Indonesia’ mampu mencapai posisi ke-47 sebagai branding terbaik dari 144 negara berdasarkan Travel and Tourism Competitiveness Index World Economic Forum (WEF).

Diungkapkan Marianne Admardatine, Managing Director of Ogilvy Public Relations Indonesia, “Kami merasa terhormat saat Ogilvy PR Indonesia dipercaya menjadi konsultan komunikasi Kementerian Pariwisata RI. Untuk itu, tujuan kami jelas yaitu untuk menunjukkan keindahan spot pariwisata Indonesia dan keragaman budayanya ke dunia internasional, tak hanya Bali.” sumber: (http://mix.co.id/coy)

1 COMMENT

  1. Hidup PMA…!!!

    Sekedar bertanya, apakah dari 22 submission program tersebut gak ada yang punya anak bangsa yang tentunya truly engaged dan lebih match with the objective kah? ini berarti apakah kualitas anak bangsa untuk industri PR masih jauh dari harapan pemerintah? Apakah benar apa yang di katakan Pandji saat stand up comedy di San Fransisco bahwa Indonesia is rich country, poorly manage benar adanya? Mau sampai kapan kita di dominasi asing? Sampai produk dari pemberian alam Ibu Pertiwi pun yang dagangin Asing, ah sudahlah… sekali lagi selamat untuk pemenang projek ini, semoga membawa perbaikan industri pariwisata Indonesia. Aamiin

LEAVE A REPLY