Lima Perusahaan Ungkapkan Pentingnya Keikutsertaan Masyarakat dalam Bisnis Perusahaannya

Lima Perusahaan Ungkapkan Pentingnya Keikutsertaan Masyarakat dalam Bisnis Perusahaannya

674
0
SHARE
foto FEA

Yogyakarta, CSR Indonesia- Kelangsungan bisnis perusahaan tidak dapat lepas dari adanya keterlibatan masyarakat. Hal itulah yang digaungkan dalam diskusi panel pertama pada gelaran Global CSR Summit and Award 2015 yang diadakan di Sheraton Hotel, Yogyakarta hari ini (19/3).

Dalam diskusi panel pertama diisi oleh Danone, General Electric, CIMB Niaga, PALYJA, dan Holcim. Mengawali diskusi panel, Danone mengungkapkan bahwa CSR perusahaannya memiliki program yang berkaitan dengan keikutserataan masyarakat, yakni melalui program CSRnya yaitu Aqua Lestari. “Antara bisnis dan keterlibatan dengan masyarakat sangat berkaitan sekali,” ujar Ditto Santoso, Sustainable Development Manager PT Tirta Investama-Danone Aqua Group.

Selain itu, General Electric dalam presentasinya mengenai program CSRnya yakni bermitra dengan sepuluh puskesmas di Bogor, menganggap bahwa bekerjasama dengan masyarakat. Ariaviata Purnamasari, Head of Communication General Electric Indonesia mengatakan keterlibatan masyarakat juga sangat penting terutama keterlibatan untuk pemberdayaan perempuan (ibu rumah tangga).

Take jauh berbeda, L. Wulan Tumbelaka, Director of Compliance Corporate Affairs and Legal PT CIMB Niaga Tbk juga mengungkapkan hal yang sama. “Kami mempunyai program CSR yakni beasiswa di mana mereka yang telah mengikuti beasiswa tersebut akan kami adakan rekrutmen untuk menjadi karyawan kami,” jelasnya.

Begitupun dengan PT PALYJA JAYA Dan PT Holcim yang mengungkapkan program CSR perusahaannya yang mengikutsertakan masyarakat dalam kelangsungan bisnisnya. Yakni PT Holcim yang telah membuka kelas atau pelatihan untuk masyarakat di sekitar lokasi pabriknya untuk direkrut menjadi karyawan di perusahaannya. Yakni melalui sekolah gratis dengan jenjang waktu pendidikan selama Riga tahun. “Setelah mengikuti pendidikan selama tiga tahun, mereka mendapat status jenjang pendidikan D3,” jelas Lilik Unggul Raharjo, CEO Office Director PT Holcim Tbk kepada Majalah CSR Indonesia(SEA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY